pH Larutan Penyangga : Contoh Soal dan Pembahasan – Bismillah, akhirnya di malam ini saya bisa kembali menatap laptop untuk memberikan materi kimia kelas XI.
Materi yang akan saya bahas ini adalah kelanjutan dari materi
sebelumnya. Sebelum saya menulis dalam postingan ini, saya telah
membahas teori secara detail Larutan Penyangga atau Buffer. Disitu saya telah menulis berkenaan dengan apa itu buffer, apa saja komponen larutan penyangga dan lain sebagainya. Nah, kali ini adalah kelanjutan dari itu semua. Kita mulai menghitung pH dari larutan penyangga, soal dan pembahasan.
pH Larutan Penyangga : Contoh Soal dan Pembahasan
Dalam menghitung pH suatu larutan yang dilakukan :
- Mencari besarnya mol terlebih dahulu dengan menggunakan rumus M dikali V, n = M x V.
- Mencari Volume total dari larutan yang digunakan, misalnya larutan yang digunakan adalah NH3 dan HCl, maka V total = V NH3 + V HCl.
- Mencari konsentrasi tiap-tiap komponen larutan penyangga. Misalnya, buffer dari asam lemah dan basa kuat, maka dicari berapa konsentrasi asam lemah dan konsentrasi basa konjugasi.
pH Larutan Penyangga : Contoh Soal dan Pembahasan
Contoh Soal : Suatu larutan terdiri dari campuran 50 mL CH3COOH 0,1 M dan 50 mL CH3COONa 0,1 M. Apabila nilai Ka adalah 1,7 x 10-5, hitunglah berapa pH larutan penyangga!
Pembahasan :INGAT LANGKAH DI ATAS :
- Mencari besarnya mol
- Mencari Volume total dari larutan yang digunakan
- Mencari konsentrasi tiap-tiap komponen larutan penyangga
Mol CH3COOH = M x V = 0,1 M x 50 mL = 5 mmol = 0,005 mol
Mol CH3COONa = M x V = 0,1 M x 50 mL = 5 mmol = 0,005 mol CH3COO-
Yang kedua mencari volume total :
Volume CH3COOH + Volume CH3COONa = 50 mL + 50 mL = 100 mL = 0,1 L
Yang ketiga mencari konsentrasi tiap-tiap komponen larutan penyangga :
[CH3COOH] = mol / L = 0,005 mol / 0,1 L = 0,05 mol/L
[CH3COO-] = mol / L = 0,005 mol / 0,1 L = 0,05 mol/L
Apabila sudah di dapat [CH3COOH] dan [CH3COO-] tinggal dimasukkan ke dalam rumus :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar